Langsung ke konten utama

Postingan

PMII DAN PERKEMBANGAN DIGITALISASI

PMII DAN PERKEMBANGAN DIGITALISASI Pada tahun ini 2024 PMII genap berusia 64 tahun, dan selama perjalanan 64 tahun ini PMII telah melewati berbagai fase dalam perkembangannya, baik dinamika yang timbul di luar atau di dalamnya hingga persoalan bagaimana mewujudkan tujuan atau orientasi organisasi ini berdiri. Pada saat ini PMII berdiri di era digitalisasi teknologi dan pengetahuan yang sedang berkembang dengan pesat. Sehingga berbagai sektor dan lini sekarang sangat mudah untuk di akses. Dengan adanya perkembangan digitalisasi tentunya sangat mempermudah orang di segala lini dalam menjalankan aktifitasnya, dengan demikian efektivitas dan keeefisiensian kinerja semakin bertambah, hal ini bedampak pada segala aspek kehidupan masyarakat termasuk mahasiswa yang sudah mulai terbuai akan kenyamanan dan kemudahan, sehingga sifat yang ditimbulkannya di dominasi dengan rasa bermalas malasan dalam segala aspek kehidupannya. mahsiswa sekarang cenderung lebih memilih sesuatu yang serba instan, seh...

PMII SEBAGAI PENYEIMBANG KEKUASAAN

  Implementasi Nilai, Prinsip, dan Ajaran Organisasi  Internasionalisasi atau globalizing PMII adalah wujud implementasi dari prinsip, nilai, dan ajaran organisasi itu sendiri. Paham dan ajaran Ahlusunnah wal Jamaah atau Aswaja tidak cukup hanya dimaknai sebagai pedoman dalam ritus sakral semata. Lebih dari itu, Aswaja harus dijadikan sebagai metode berpikir keagamaan yang lebih terbuka, adaptif, toleran, mencakup semua aspek kehidupan manusia, dan tidak terbatas sekat ruang dan waktu. Lainnya, Nilai Dasar Pergerakan atau NDP PMII sebagai kalimatun sawa (tali pengikat) mengajarkan bahwa penting untuk menjaga hubungan baik antarsesama manusia atau hablum minannas. Sudah seharusnya bahwa kita sadar akan kelebihan kekurangan sebagai manusia sehingga harus saling menghormati, tolong-menolong, dan bekerja sama untuk mewujudkan tatanan kehidupan bersama. Paham tersebut menekankan bahwa tidak ada lagi superioritas, dominasi, dan subversi antarmanusia di dunia, yang ada hanya persamaa...

Sang Alkemis, Sebuah Perjalanan Yang Menyadarkan.

Sebuah buku yang menceritakan perjalanan seorang pengembala untuk menemui harta karunnya. Berawal dari sebuah mimpi yang menuntun ia untuk pergi ke piramid-piramid, bertemu dengan seorang raja tua, menjadi pedagang kristal yang sukses, bertemu dengan orang Inggris yang menemani ia berjalan jauh menembus panjangnya padang pasir. Dan pada akhirnya, bertemu lah ia dengan Sang Alkemis.  Sang Alkemis inilah yang menuntun ia untuk bisa menemui takdirnya, yaitu impian atau harta Karun itu.  Impian yang harus dicapai dengan segala peristiwa-peristiwa menakjubkan. Peristiwa yang  membawa ia untuk dapat mengerti bahasa jiwa dunia. Sehingga, tidak hanya impian atau harta karun yang ia dapatkan. Akan tetapi, ia menjadi Sang Alkemis itu. "Sebelum mimpi terwujud, Jiwa Dunia menguji segala sesuatu yang telah kita pelajari sepanjang jalan. Bukan karena dia jahat, melainkan agar selain mewujudkan impian-impian kita, kita juga menguasai pelajaran-pelajaran yang kita peroleh dal...

Filsafat Sebagai Ilmu

Filsafat secara etimologi berasal dari bahasa Yunani, phillo dan Sofia (cinta dan kebijaksanaan) jadi filsafat memiliki arti cinta kebijaksanaan. Cinta kebijaksanaan adalah ketika kita mampu untuk menentukan keputusan yang paling bijak, dimana keputusan itu bukan hanya baik untuk diri kita sendri melainkan untuk kemaslahatan umat. Kajian untuk mencapai taraf kebijaksanaan itu tidaklah mudah, karna seseorang harus mampu terlebih dahulu menurunkan bahkan menghilangkan ego nya untuk memilih hal yang paling baik dan bukan hanya itu saja, pastinya akan lebih banyak lagi kajian yang harus di dalami nya.  Berbicara mengenai filsafat itu akan memunculkan pertanyaan-pertanyaan ilmiah seperti bagaimanakah, mengapakah, kapankah, dan apakah.  1. Bagaimanakah       Adalah pertanyaan yang timbul untuk mendeskripsikan atau menggambarkan suatu kejadian.  Misal, secara historis bagaimana PMII dibentuk?   Nah dari hal tersebut pastinya akan muncul pemikiran yang ta...

Apakah penting ruang literasi bagi mahasiswa?

Literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, literasi tidak bisa dilepaskan dari kemampuan berbahasa. Penggiat literasi di ranah mahasiswa pada saat ini bisa saya katakan sangat minim,ada beberapa hal yang mempengaruhi merosot nya minat membaca, ruang literasi,tentu saja hegemoni-hegemoni yang sering mendominasi kejiwaannya,secara tidak sadar semakin tergerus kedalam zona yang membuat dirinya sulit berkembang. Di sela sela kehidupan yang kita jalani selama menjadi mahasiswa,sering terdengar bahasa literasi,yang dimana kita sering di kenali literasi ada sebuah ruang untuk mengembangkan potensi cara beretorika yang baik,dan berdialektika secara sistematis sehingga literasi terasa berharga karena manfaat ketika kita meninggalkan ruang literasi memiliki banyak pemahaman-pemahaman baru ...

Sudah PMII kah kita?

  Pergerakan mahasiswa siswa Islam Indonesia. Secara basis masa tidak perlu untuk di kalkulasikan kuantitas nya,setiap pergguruan tinggi tingkatan rayon, komisariat mampu merekrut anggota dengan basis masa yang bisa dibilang fantastis,dengan metode pengenalan historis PMII yang konsisten dengan faham Islam ahlussunah wal jamaah,dan asas tunggal Pancasila dalam bernegara. Pengenalan PMII secara kaderisasi formal bermula dengan tahapan MAPABA (masa penerimaan anggota baru) degan dikenalkan ideologis PMII dan identitas mahasiswa yang mempunyai peran penting dalam lingkup sosial. Di berikan citra diri sebagai insan Ulul Al-Bab,anggota/kader PMII yang memiliki keyakinan untuk memperjuangkan idealisme mahasiswa di garis perjuangan bersama PMII,di bekali sikap yang yang harus di pegang teguh dalam rumusan setiap gerak,ketauhidan dalam hal ini kita memasrahkan diri terhadap Allah SWT, -hablumninallah -habluminannas -dan habluminalalam Perinsip ini harus tetap konsisten demi terwujudnya rua...